oleh

Perhiasan yang Terbaik adalah Ahlaq, Bukan dengan Perhiasan dan Kosmetik

By: Bang Ozil

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sahabat dan saudara kami yang di mulyakan oleh Allah, semoga Allah senantiasa memberikan yang terbaik dalam pandemi terutama sehat jasmani dan sehat rohani.Aamiiin ya robbal alamin

Tidak akan ada salahnya bila mana kita selalu mengedepan kan akhlak sebab akhlak itu yang paling utama dan harus di utamakan tanpa akhlak walau setinggi apa pun ilmu yang kamu miliki pasti akan sirna, terlebih klo hanya paras cantik tentu tidak akan berharga dan tidak akan di hargai, sangat penting ahlaq itu walaupun mengenyam pendidikan setinggi langit tidak akan ada beda nya dengan binatang bila mana kita tidak mempunyai ahlaq, maka Ahlaq lebih di dahulukan ketimbang ilmu,

Tapi sayangnya, banyak manusia yang tidak mengetahui perhiasan yang terbaik bagi dirinya. Ada yang menghiasi diri dengan logam mulia seperti emas dan berlian. Ada pula yang menghiasi diri dengan kosmetik. Semua ditujukan guna menampilkan diri dalam bentuk yang paling indah.

Bagi seorang Muslimah, perhiasan terindah adalah akhlak mulia. Inilah perhiasan yang dapat dikenang sepanjang masa. Inilah perhiasan yang menjadikan pemiliknya mulia di hadapan manusia dan Allah SWT.

Seorang Muslimah akan terlihat anggun dan cantik. Setiap orang yang melihatnya akan terkesima dan kagum oleh keindahan akhlaknya.

Dalam pandangan Rasulullah SAW, akhlak mulia menjadi bukti kemuliaan seorang Muslimah Beliau bersabda, ”Sesungguhnya orang yang paling baik keislamannya adalah yang paling indah akhlaknya.” (HR. Ahmad) Menghiasi diri dengan akhlak mulia berarti mempertegas diri sebagai manusia, karena dengan akhlak akan terlihat perbedaan manusia dengan hewan. Dengan akhlak pula akan terlihat sisi keteraturan hidup manusia yang tidak dimiliki hewan.

Dengan demikian, manusia yang tidak peduli dengan akhlak sesungguhnya ia sedang menuju derajatnya yang paling rendah. Tanpa akhlak, manusia akan seenaknya melakukan apa saja tanpa peduli apakah tindakannya berbahaya bagi orang lain atau tidak.

Allah SWT berfirman, ”Sungguh telah Kami ciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna. Kemudian Kami kembalikan manusia kepada derajat yang paling rendah.” (QS al-Tin [95]: 5-6)

Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, akhlak mulia menjadi kunci keberlangsungan suatu masyarakat.

Artinya, keberadaan suatu masyarakat hanya menilai jika telah mempraktikkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Islam, akhlak bukanlah ajaran yang layak dipandang sebelah mata. Perhatian Islam terhadap akhlak sama seperti perhatian terhadap masalah akidah dan syariah. Ini menjadi bukti bahwa Islam bukanlah agama yang hanya kaya dengan teori normatif tetapi juga agama yang menekankan kepada pengamalan dan kaffah dlm ajaran.Trimakasih
Wasalam

Kebenaran hanya milik Allah
bila mana ada kesalahan dan kebodohan itu semata hanya milik kami.

Penulis ini adalah pendiri media Buser dirgantara 7

News Feed